Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

Aku – Kamu – Kita

Cinta itu sebelum dan sesudah

Dari awal sudah kubilang kan, aku ini memang tercipta hanya untukmu. Untuk menjadi tulang rusukmu.

Ya..aku adalah wanita yang mengagumi kehadiranmu dalam hidupku. Di setiap sudut aku duduk memandang. Membayangkan setiap senyummu. Tatapan hangat yang tidak bisa aku lupakan. Terus saja menari-nari di dalam otakku.

Aku menatap layar laptopku. Mengetikkan cerita tentang aku, kamu – kita. Tentang saat-saat indah, pun sedih yang telah kita lalui bersama.

Apakah aku dilahirkan untuk terus menulis tentang kita? Jangan ditanya, karena aku juga tak tahu jawabnya. Aku hanya akan selalu tersenyum saat memandangmu dari anganku. Dan inilah cerita aku, kamu – kita.

Kamu menyapaku, menggandengku, memelukku dan menciumku. Hangat. Dunia yang kini mulai aku bisa mengerti. Pelan-pelan tapi pasti, aku tahu. Inilah aku dan dirimu yang sekarang. Aku yang kau perangkap dalam hidupmu dan aku yang senang terperangkap dalam jiwamu. Indah. Kita sama-sama terperangkap untuk menjadi bagian dari ceritaku lagi.

Kau tidak bisa lari..

moslem • a daughter • a sister • a wife • a moms • a friend • jalan-jalan enthusiasm • emak-emak beud • am blessed

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: