• Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Duh..Ntah Yaah…

    kapan bisa ngobrol bareng lagi? duh..ntah yaah.. kapan bisa seru2an lagi? duh..ntah yaah.. kapan bisa hahahihi lagi? duh..ntah yaah.. kapan bisa curhat lagi? duh..ntah yaah.. kapan bisa saling bully lagi? duh..ntah yaah.. ai em ii es es yuu tauuuk apaan tuh? duh..ntah yaah.. kemudian digaplok Ps: postingan ini geje dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya =))

  • Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Sepotong Rindu …

    Kubawa hatimu bersamaku. Pun rindu yang terus menggebu. Kemanapun aku pergi. Dia selalu mengikuti Ini adalah rahasia terbesarku. Tak ada orang yang tahu. Sayang, aku merindumu teramat dalam. Hanya bisa berteriak dalam diam. Kuhempaskan dia kuat-kuat, tetap saja mengikat erat. Rinduku terpasung tak mau pergi, bersembunyi dalam hati. *) Puisi sepotong rindu ini saya ikutkan dalam kontes @puisi360 di twitter dengan juri @1srengenge dan rekans. Aturannya, tidak boleh lebih dari 360 karakter. Susyaaaah.. banget, terbatasi karakter, tapi saya berusaha meski akhirnya dapat pesan dari juri2nya, “puisi cinta yang dibuat terlalu renyah..” haha.. yayaya.. saya bikinnya pagi2 buta abis sahur bulan Ramadan kemarin sih. jadi ya..kayak gitu jadinya *pembelaan* :p . Etapi…

  • Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Jodoh

    Dari bangku taman ini, kupandangi punggungnya menjauh, pergi. Semoga saja, kepergiannya membawa serta luka di hati. Enam tahun bukanlah waktu sebentar buat kami menjalani perkawinan. Pun bukan waktu yang lama untuk kami saling mengenal. Atau mungkin jodoh kami hanya sekian? Rey. Lelaki yang selama ini kusebut suami. Kini telah pergi. Membawa berjuta harapan di hati. Sebenarnya nyaris tidak ada masalah dalam pernikahan kami. Kami cukup bahagia. Perubahan Rey terlihat setahun lalu. Saat dia pulang bertugas dari Korea. Dia mulai sering bertanya padaku kapan aku bisa memberinya keturunan. Tapi, hei, bukankah itu sudah dia ketahui sejak awal kami menikah? Aku mandul! Kenapa mesti dia tagih? Akh… Suasana perkawinan kami kian memanas,…

  • Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Selamat Hari Puisi..

    Kalau politik kotor, puisilah yang akan membersihkannya JFK Selamat hari puisi Indonesia.. Selamat hari puisi penyair-penyair hebat di tanah air ini. Saya juga baru tau kalo ada hari puisi. Memang baru dirayakan kali pertama ini sih. Meski sudah dideklarasikan sejak 22 Novermber 2012 di Pekanbaru. Kalau PBB menetapkan hari puisi internasional setiap 21 Maret, kita, juga bisa memeringatinya setiap hari 26 Juli. Kenapa dipilih 26 Juli? Tanggal 26 Juli merupakan tanggal kelahiran Chairil Anwar, penyair besar negeri ini. Karena itu, untuk mengapresiasinya, ditetapkanlah tanggal itu sebagai perayaan hari puisi indonesia. Saya suka menulis puisi. Bagi saya, puisi itu menyiratkan sesuatu yang tak tersurat. Kalau mau curhat, daripada ngomel-ngomel ngeluarin uneg-uneg…