Love of My Life

#DearDaughter: U're My Everything..

59

Dear Ara..

Sebuah penantian yang cukup panjang, ketika akhirnya Allah menitipkanmu kepada bunda. Selama masa penantian itu, banyak yang bunda alami. Di antaranya cibiran orang-orang di sekitar bunda, yang menganggap bunda tidak akan bisa mempunyai anak. Subhanallah.. Maha Suci Allah. Akhirnya Dia membuktikan kepada orang-orang itu, bahwa bunda bisa menjadi wanita yang sempurna. Yang kemudian bisa melahirkanmu ke dunia ini dengan sehat dan selamat. Alhamdulillah. Bunda merasa menjadi wanita paling hebat di dunia.. kecup ara

Rasa sakit yang bunda alami ketika melahirkanmu, tidak sebanding dengan tangis kencangmu yang terdengar sangat merdu di telinga bunda. Bunda hanya bisa bersyukur..bersyukur dan terus bersyukur kepada Allah, karena menitipkan malaikat kecil yang cantik dan lahir dengan sempurna.

Sayang, apa kamu masih ingat? Saat usiamu 1,5 tahun, jam 1 dini hari, bunda harus melarikanmu ke rumah sakit lantaran terjadi penyumbatan pernafasan. Kamu kejang hebat saat itu. Akhirnya bunda tahu, kamu terkena pneumonia. Saat itu, bunda benar-benar takut kehilanganmu. Apalagi dokter sempat bilang, terlambat sedikit saja membawamu ke rumah sakit, nyawa menjadi taruhannya. Bunda menangis sangat kencang. Bunda gak tega melihatmu tergolek lemah di sana. Andai saja bisa menawar kehendak Allah, bunda ikhlas menggantikanmu saat itu.

Kamu mengajarkan bunda banyak hal. Tentang kesabaran, keikhlasan, pengertian, kemandirian dan semuanya.. Bunda belajar banyak hal setelah kehadiranmu di dunia ini.

Dear Ara..

Waktu sangat cepat berlalu.Β Rasanya baru kemarin bunda melahirkanmu. Tapi kini kau sudah besar, bertumbuh bersama waktu. Empat tahun sudah usiamu. Dan kau pun semakin pintar dan lincah. Tingkahmu yang selalu membuat bunda tertawa, bahagia. Suaramu yang tiada henti membahana di langit-langit rumah. Sayang, kamulah kebanggaan bunda.

Setiap pulang kerja, kamulah yang menjadi penghilang rasa lelah. Setiap bunda pulang dengan keadaan kusut karena beban pekerjaan, kamulah yang jadi penyemangat bunda. Tawamu, celotehmu, tingkahmu, selalu membuat bunda rindu, rindu dan terus rindu untuk bertemu. Hai kamuh! Gak bisa apa yah sedikit saja berhenti menari-nari di pikiran Β bunda? bunda kan lagi kerja ini, sayang πŸ™ jadi kangen ara kan

Setiap pulang kerja, tanpa diminta, kamu langsung memeluk bunda, menghujani bunda dengan ciuman dan pelukan. Itu sangat meneduhkan! Setelahnya, kamu pasti akan bercerita tentang segala aktivitasmu mulai dari sekolah sampai pulang ke rumah. Dan bunda bahagia bisa mendengarnya.

Apalagi, kadang kamu tiba-tiba bertanya ke bunda dengan suara cadelmu, “Bunda tadi di kantor kangen gak sama ara?” Mendengar pertanyaanmu itu, bunda jadi pengen nangis. hiks… araaaaaaa… bunda kangeeeeeeen banget sama ara..

Dear Ara..

Bunda mau minta maaf yaah.. kadang, kalau bunda capek banget, sementara ara masih pengen main-main, bunda malah ketiduran. Kalau sudah begitu, ara pasti teriak-teriak di telinga bunda, minta bunda bangun terus nemenin ara main lagi. Tapi lebih sering, ara ngerti sama bunda. Main sendiri sampai tertidur di samping bunda. Terima kasih atas pengertianmu, sayang..

Kamu benar-benar malaikat kecil yang dikirmkan Allah untuk bunda. Bunda bersyukur karena bisa memilikimu. Kamu segala-galanya buat bunda.. Semoga kamu menjadi anak yang salihah, cantik hati dan wajahmu.. seperti namamu… Azzahra Kamila Ramadhani, bunga yang mekar sempurna..

#DearDaughter
#DearDaughter

*) Tulisan ini untuk memeriahkan project #DearDaughter dan #DearSon yang digagas Kumpulan Emak2 Blogger

moslem β€’ a daughter β€’ a sister β€’ a wife β€’ a moms β€’ a friend β€’ jalan-jalan enthusiasm β€’ emak-emak beud β€’ am blessed

0 Comments

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: