Hot Potato-Potato

kipas angin

Fiuh!! Sejak awal bulan Oktober, Surabaya hot potato-potato alias panas kentang-kentang. Siang panasnya luar biasa. Kalo malam sumuknya tak terhingga. Iya sih, dari dulu Surabaya emang panas membara, tapi gak seperti sekarang-sekarang ini.

Waktu tidur berasa dioven. Glebak-glebak di kasur terus, gak bisa tidur. Sumuk cyiin.. Pake ac gak mempan, apalagi kipas angin. Anginnya itu lho, lembab banget. Sampai kadang, si tuan ngungsi tidur di lantai saking panasnya. Ya, saya sih senang-senang aja, jatah kasur saya jadi lebih luas..hehehe..

Ternyata emang bener, tiap bulan Oktober, matahari itu tepat berada di atas Jawa Timur. Fiuh! elap keringet Dan kata BMKG, cuaca seperti ini bakal berakhir sekira tanggal 20 Oktober nanti.

“Dari pengamatan kami, suhu paling tinggi bisa 36 derajat Celcius dan tidak menutup kemungkinan sampai 37 derajat Celcius,” kata prakirawan BMKG Juanda, Rofiq, padaΒ Tempo,Kamis, 17 Oktober 2013.

Kondisi itu merata di seluruh Jawa Timur. Khusus Surabaya, dapat diskon,Β rendahnya kecepatan angin yang hanya 35 kilometer/jam, kelembaban udara 40 persen di wilayah utara dan 61 persen di bagian selatan. Tingginya suhu udara, rendahnya tingkat kelembaban dan kecepatan angin membuat wilayah Surabaya terasa sangat terik dan lebih mudah berdebu. Hiks.. makin kusamlah diriku ngaca

Tapi biasanya yah, abis yang panasnya kayak beginian itu, gak berapa lama kemudian turun hujan. Di pulau seberang (madura), seharian kemarin udah hujan, di Gresik + Malang juga uda sempat hujan. Kata si tuan, di tempat kerjanya sana, di daerah Perak, kemarin siang juga sempet hujan. Jadi sepertinya hujan gak lama lagi bakal menghampiri Surabaya. Hujaaan..turunlah.. joget-joget minta hujan

Categories: ..and the blabla..

No comments

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: