Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

Kalau Tidak….

“Kenapa kamu mengunci mulutmu.”

“Karena aku cinta kamu.”

“Apakah kamu akan selamanya diam.”

“Iya.”

“Tidakkah kamu rindukan aku.”

“Sangat.

“Tidak bisakah kita bicara biasa saja.”

“Tidak.”

“Kenapa.”

“Sebab masih ada lahar.”

“Ya. Lahar panas lahar dingin sama bahayanya.”

“Salah satunya harus kuat.”

“Ya. Kalau tidak,……”

moslem • a daughter • a sister • a wife • a moms • a friend • jalan-jalan enthusiasm • emak-emak beud • am blessed

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: