Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

Kau, Ke Mana Saja?

Tidak semua yang mencari akan menemukan.
Pun tidak semua yang berdiam diri akan terabaikan.
Selalu ada Tuhan, yang telah menakdirkan pertemuan.

Telah kucari kau, dalam hiruk pikuk hidupku.
Telah kucari kau, dalam gemerlap kesiapan masa depanku.
Kau ke mana saja, Tuan?
Mengapa begitu susahnya untukku menemukanmu?

Aku mencari, terus mencari.
Mereka mengatakan, aku tak boleh berhenti.
Namun harus kuakui, aku lelah.
Cukup lama aku mengembara.
Kurasa sudah cukup waktuku,
untuk kemudian berlabuh.

Kau, ke mana saja, Tuan?
Apakah mungkin kau masih tersesat di hidup yang lain?
Atau kau masih sibuk, mempersiapkan dirimu untukku?
: wanita yang akan menjadi jodohmu.

Semoga apapun yang sedang kau lakukan sekarang,
kau tak pernah lupa untuk pulang.
: pulang ke rumah yang sedari awal telah disiapkan Tuhan.

Aku yakin, kita akan dipertemukan.
Dan mungkin sekarang waktuku, untuk berdiam diri.
Dan menunggu sampai kau juga mencari.

Aku ada di sini, Tuan.
Tak akan ke mana-mana sampai kau temukan.

Semoga kau tidak lagi salah,
untuk akhirnya sampai ke tujuan.

karena puisi itu indah

moslem • a daughter • a sister • a wife • a moms • a friend • jalan-jalan enthusiasm • emak-emak beud • am blessed

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: