Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

(Ke)Mati(an)

Sesungguhnya, mati adalah janji yang ditepati

Setiap orang pasti akan mati…

hanya tinggal menungu waktu saja.

karena kehidupan pada akhirnya akan punah..

alam barzah yang kekal adanya..

Dear Allah, boleh saya bertanya? berapa banyak lagi sisa umur saya? bukan apa-apa sih. aku cuma ingin menghitung secara sistematis, berapa banyak amal dan pahala yang harus saya perbuat dan kumpulkan. tujuannya sih, biar bisa membayar dosa-dosa saya yang bergunung-gunung.  syukur-syukur kalau sisanya bisa menjadi tabungan saya di akhirat nanti.

entah kenapa, saya terus menerus kepikiran tentang mati. mungkin sejak peristiwa di rumah sakit itu tepatnya. ditambah lagi dengan berpulangnya beberapa orang2 di sekitarku dan kejadian2 yang menjurus pada kematian.

semalaman saya berpikir, apa yang telah saya perbuat selama ini? pada keluarga saya? pada orang-orang terdekat saya? pada orang-orang di sekeliling saya yang menyayangi saya? perbuatan baik kah? atau malah saya terlalu sering menyakiti mereka?

duh Gusti.. saya mohon ampunan.. sedalam-dalamnya ampunan.. salah dan dosa saya terlalu banyak.. mampukah saya menebusnya? semoga..semoga masih diberi kesempata hidup untuk membayar setiap dosa dan kesalahan.. aamiin..

setiap orang pasti akan mati.

dan itu tidak bisa ditawar lagi.

semuanya sudah tertulis di kitab lauhul mahfudz.

karena kematian adalah janji yang tak pernah ingkar

moslem • a daughter • a sister • a wife • a moms • a friend • jalan-jalan enthusiasm • emak-emak beud • am blessed

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: