Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

Kehilangan Itu…

Kehilangan itu..
Entah harus bagaimana aku mendefinisikannya
Banyak kata tapi tercekat di ujung lidah
Yang jelas, aku harus bisa menerima dengan lapang dada

Aku mengerti, sangat mengerti
Ketika semuanya harus berlalu seiring waktu
Semua berubah tak lagi berpola
Entahlah, tuan.. Apa yang aku rasakan

Yang pasti, aku harus menyadari
Ini memang harus dijalani
Meski terasa pedih
Batinpun merasa perih

Mungkin nanti, suatu saat nanti
Ini akan menjadi biasa buat aku-kamu-kita
Dan ketika saat itu tiba
Semoga mata kita benar-benar terbuka

Maka biarlah..
Kepingan ingatan itu menjadi kenangan
Di hatimu, di dalam kepalamu
Mungkin memang seharusnya begitu

Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

Kehilangan Itu…

Kehilangan itu..
Entah harus bagaimana aku mendefinisikannya
Banyak kata tapi tercekat di ujung lidah
Yang jelas, aku harus bisa menerima dengan lapang dada

Aku mengerti, sangat mengerti
Ketika semuanya harus berlalu seiring waktu
Semua berubah tak lagi berpola
Entahlah, tuan.. Apa yang aku rasakan

Yang pasti, aku harus menyadari
Ini memang harus dijalani
Meski terasa pedih
Batinpun merasa perih

Mungkin nanti, suatu saat nanti
Ini akan menjadi biasa buat aku-kamu-kita
Dan ketika saat itu tiba
Semoga mata kita benar-benar terbuka

Maka biarlah..
Kepingan ingatan itu menjadi kenangan
Di hatimu, di dalam kepalamu
Mungkin memang seharusnya begitu

moslem • a daughter • a sister • a wife • a moms • a friend • jalan-jalan enthusiasm • emak-emak beud • am blessed

0 Comments

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: