Liburan Berdua Balita? Siapa Takut!

Assalamualaikum….

Liburan berdua balita? Siapa takut! Ya kan ya, secara kita ngemol berdua dengan anak -apalagi yang masih ukuran balita- aja, rempongnya minta ampun. Apalagi kalo harus traveling ke tempat yang jauh. Selain ribet di tentengan, juga khawatir kalau anak bakalan rewel, nangis, susah makan, lari-larian, jatuh, atau bahkan ilang. *amit-amit jabang bayik*

Ngomong-ngomong soal jalan-jalan, saya jadi ingat, kali pertama jalan berdua Ara ke Yogyakarta. Iya, cuma berdua, dengan bocah yang belum genap berumur 3 tahun. Selama perjalanan dengan kereta api, dia nyanyi-nyanyi terus, plus ngoceh-ngoceh. Dan emaknya jadi ikutan happy dan bisa haha hihi. 😀

Rasanya benar-benar warbiyasak! Sampai sekarang saya masih suka takjub, lho. Kok bisa ya, ngebolang berdua aja sama anak bayik. #Lebay

Jalan-jalan sama Ara itu semacam agenda rutin buat saya. Apalagi tuan besar gak begitu suka outing, kan. Jadi ya, sering banget saya jalan sama Ara doang.

Etapi beneran lho, dengan jalan berdua dengan anak (balita), saya jadi bisa mengukur kemampuan diri dan mengontrol emosi saya. Saya jadi lebih dekat dan mengerti kemauan dan kebutuhan si anak dari tingkah polanya. Si anak juga jadinya terbiasa dengan dunia luar, lebih mandiri dan berani. Dan yang paling penting, si anak jadi tahu Kebesaran Allah. Jadinya, si anak lebih banyak bersyukur dengan apa yang dimilikimya. Iya toh, karena gak semua orang diberi kesempatan untuk menikmati ciptaan Allah.

Yang harus disiapkan ketika traveling bareng bocil:

  • Mainan kesukaan

Bawakan mainan kesayangan si kecil. Tapi jangan banyak-banyak, ya. Cukup 1-2 mainan favoritnya aja. Mainan ini bisa dikasih waktu dalam perjalanan atau di hotel.

  • Obat-obatan pribadi

Ini penting banget. Apalagi jika anak kita memiliki riwayat alergi. Minimal, yang harus dibawa itu obat penurun panas, batpil, anti mabok, anti angin, minyak kayu putih, dan vicks.

  • Cemilan/makanan

Yang ini juga wajib bawa ya. Apalagi kalau embaknya suka ngemil macam saya. Lumayan, bisa jadi pengganjal perut kalau misalnya kita belum nemu resto buat makan. Untuk makanan berat, usahakan juga cari yang ‘ramah’ anak. Artinya, makanannya gak yang pedes-pedes gitu.

  • Keperluan bocah 

Yang ini termasuk baju (celana, kaos dan celana dalam), sepatu, sandal, jaket, selimut, gendongan bayi dan perlengkapan mandi. Tapi jangan banyak-banyak, secukupnya aja.

  • Kendaraan

Karena kita jalannya sama anak bayik, jadi sebisa mungkin nyari transport yang nyaman. Biar dia gak rewel di tengah jalan. Etapi, waktu yogya itu, saya pakainya yang bisnis. Alhamdulillah, si anak nyaman-nyaman aja.. hahaha *embak-embak pelit* 😛

  • Hotel

Ini juga sebisa mungkin cari yang nyaman. Karena kan, abis jalan-jalan seharian, si anak pasti capek banget. Jadi, mari kita merogoh kocek yang sedikit lebih dalam demi anak untuk booking hotel yang nyaman.

Oiya, yang paling penting, bawanya jangan banyak-banyak yaa.. Disesuaikan aja dengan lama kita traveling. Kan kita cuma berdua anak. Sebisa mungkin, semua perlengkapan itu masuk ke dalam tas. Saya prefer pakai ransel, sih. Jadi, kedua tangan saya bebas untuk menggandeng atau menggendong si anak. Seimbang lah ya, bagian depan dan belakang. 😀

 

Luv,

 

signature eda ungu

Categories: Jalan2-makan2

38 comments

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: