Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

Mengapa??


Kalau memang ada, terasa dan merasa,
Mengapa harus lewat kata-kata
Yang menari seperti puisi
Yang mengalun seperti pantun
Yang terjaga dalam sebuah prosa

Mengapa harus berjalan . . .
Lewat sebuah mimpi yang dipaksa
Lewat keraguan mata dan telinga

Mengapa masih meraba,
sedangkan mata masih dapat terbuka
Jangan terlalu yakin
dengan sesuatu yang kebenarannya belum diyakini

Ah . . . . . . .
Itu hanya pantulan dari sebuah jiwa
yang terbungkus keberaniannya
Walau mampu bersikap pemberani
Mengapa harus banyak kebijaksanaan dalam satu kebijakan pasti ?

moslem • a daughter • a sister • a wife • a moms • a friend • jalan-jalan enthusiasm • emak-emak beud • am blessed

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: