Menuju 8

Gak kerasa, pernikahan kami akan menginjak tahun ke delapan, Januari tahun depan. Gak bisa dibilang sebentar, juga gak bisa dibilang lama. Etapi, kalau ditambah masa perkenalan, kira-kira saya sudah mulai mengenal tuan besar selama 12 tahun. Perkenalan kami dimulai saat masuk kuliah. Jurusan yang sama, kelas yang sama, lama-lama perasaan kami juga ikutan sama.

Kalau dipikir-pikir, mustahil banget saya bisa serumah dengan mantan pacar. Sifat kami berbeda 180 derajat. Si tuan pendiam, saya ceriwis. Dia suka kerapian, saya selebor. Si tuan malu-malu, saya ekspresif sekali. Entahlah.. emang Allah Maha Adil. Saya yang super duper seperti itu, dipasangin dengan si tuan yang luar biasa baiknya. Alhamdulillah..

Di awal-awal pernikahan, perbedaan-perbedaan itulah yang seringkali menjadi penyebab pertengkaran kami. Hal sepele bisa menjadi besar. Mungkin, karena keegoisan saya, dan tuan lah yang mengalah. Beruntung, si tuan ini sabar dan pengertiannya luar biasa. Kayaknya, dia punya pohon kesabaran gitu..

Namanya batu, kalo ditetesin air terus menerus, pasti bolong juga kan. Begitu pun saya. Berkat kesabaran dan letelatenan si tuan, saya jadi ikutan sabar dan jadi lebih kalem benerin jilbab. Etapi serius, saya jadi gak gampang marah atau kesulut emosi.

Saya jadi belajar banyak hal dalam pernikahan ini. Saya jadi lebih sabar, toleransi, rapi, pengertian, pokoknya semua yang menuju kebaikan. Dan satu lagi, saya jadi lebih cinta sama si tuan. Rasanya, cinta saya ke tuan, kian hari kian bertambah ketjoep si tuan

Menuju 8, bukanlah perkara gampang. Susah senang kami lalui bersama. Banyak godaan yang datang menerjang pernikahan kami. Pun, tak terkira kebahagiaan yang datang bertubi-tubi. Tapi kalo saya ingat-ingat lagi, rasa-rasanya, kebahagiaan yang kami rasakan jauuuuuuuuuuuh lebih buanyaaaaak dari susahnya. Alhamdulillah..

Dengan kehadiran nona kecil yang baru saja berusia 4 taun, keluarga kecil kami jadi lebih hidup dan ceria. Keluarga kecil inilah, tempat saya menuntut ilmu sekarang dan selamanya. Harapan saya gak muluk-muluk. Cuma ingin jadi isteri dan ibu yang baik dan benar buat tuan besar dan nona kecil. Karena merekalah nafas saya. Merekalah hidup saya, tanpa mengesampingkan orang tua saya. Saya mencintai mereka. Sangat!

Kebahagian terbesar dalam hidup saya adalah menikahi orang yang tepat dan dipercaya untuk menjaga anak saya..

Happy wed Anniv buat mba uniek. Smoga pernikahannya selalu diberkahi Allah.. bahagia selalu.. aamiin

Categories: Blog Competition, Love of My Life

No comments

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: