Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

Menyiangi Kenangan

Mencoba membuka lembaran demi lembaran kenangan yang belum tersusun rapi di hati dan otak kiri. Mengingat satu per satu kejadian yang telah kita alami. Kemudian menyusunnya dengan rapi.

Menemukan banyak kenangan. Menyedihkan, menyakitkan dan membahagiakan. Semua seakan mengantarkan kita pada masa silam.

Menyiangi kenangan, kalau saya bilang. Itu semacam membuka buku diary yang telah berdebu dan usang. Dan sangat menyenangkan. Karena bisa membuat kita tertawa, bahkan hingga menitikkan air mata. Seperti membawa kita pada masa lalu.

Masih sangat ingat kejadian demi kejadian yang saya alami. Yang saya perlu lakukan hanya menyortirnya, kemudian menyusunnya ke dalam rak. Kenangan manis dan menyenangkan, akan saya tempatkan di rak hati. Kenangan buruk dan menyakitkan akan saya tempatkan di rak pikiran. Kenapa? Karena saya akan sangat memikirkannya, kenapa hal itu bisa sampai terjadi. Dan sekaligus mempertimbangkan, apakah perlu dibuang atau tetap dalam ingatan.

Catch the awesomeness.. I luv my 2012..

moslem • a daughter • a sister • a wife • a moms • a friend • jalan-jalan enthusiasm • emak-emak beud • am blessed

3 Comments

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: