Blog Competition,  Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

P.S. I Love You

weheartit
weheartit

Dear Kapten Bhirawa. Sudah dua tahun kita tak pernah bertatap muka. Apa kabarmu, di sana? Bagaimana kabar istri dan anakmu di Surabaya? Apa mereka baik-baik saja? Sampaikan peluk ciumku pada mereka. Aku yakin, kalian pasti sedang berbahagia menantikan kelahiran anak kalian yang ketiga. Aku ikut bahagia.

Sobat, aku ingin berterus terang padamu. Tentang rasa yang kian berapi-api. Meski tiap hari air membanjiri. Rasanya hati ini seperti diketuk palu. Rindu padamu bertalu-talu. Apa kau merasa hal yang sama denganku? Ah..andai saja aku bisa membaca pikiranmu seperti aku membaca tulisan, pasti aku tidak perlu mengirimkan surat ini padamu. Aku rindu! Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada memendam rindu sendirian. Hanya lewat mimpi, aku bisa melepas rindu ini padamu. Tapi sayangnya, aku tak pernah bisa tidur nyenyak. Tragis, bahkan lewat mimpipun, Tuhan tak berkehendak mempertemukan kita.

Jujur, aku merasakannya sejak kita masih sama-sama berada di bangku SMA. Hebat bukan? Bahkan ketika kau menyatakan perasaanmu padaku waktu itu, aku masih bisa menyembunyikannya. Parahnya lagi, aku menolakmu dengan alasan aku tidak mencintaimu. Aku tahu aku salah. Aku minta maaf. Aku hanya tidak ingin melukai sahabat baikku, yang sekarang menjadi istri dan ibu anak-anakmu. Dia lebih berhak dari aku. Dia jauh lebih baik dari aku dan kamu pantas mendapatkannya. Aku bahagia ketika tahu kalian akhirnya menikah.

Entahlah, apa ini yang dinamakan cinta. Aku juga tak tahu jawabannya. Mungkin sudah terlalu tua bagiku – bagi kita, untuk membicarakan soal cinta. Mungkin sudah terlambat. Tapi bukankah tak pernah ada kata terlambat untuk urusan cinta? Kata orang, cinta tak pernah salah. Mungkin rasaku padamu ini juga tak salah. Aku hanya ingin mengungkapkan apa yang aku rasakan padamu, sahabatku. Meski hanya lewat selembar kertas, yang orang lain meyebutnya surat cinta. Ps. I Love You…

Cerita  ini diikutsertakan pada Flash Fiction Writing Contest:Senandung Cinta

moslem • a daughter • a sister • a wife • a moms • a friend • jalan-jalan enthusiasm • emak-emak beud • am blessed

0 Comments

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: