Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

Sajak Kematian*

Semua ada masanya,
Tersenyum tatkala embun menyapa pagi
Terbiasa ketika matahari menyengat siang hari
Dan tetap tegar tatkala badai menghantam
Damai menghantar ketika bulan mnyertai malam

*

Bukan aku tak ingin mengenangmu ayah…..
Namun aku tak ingin terpuruk demi kedua pelipur laraq
Bukan aku begitu cepat melupakanmu ayah…
Namun aku ingin menguatkan mereka dengan tawa dan senyuman

*sajak ini saya cuplik dari FB mba saya tercinta, yang belum lama ini ditinggal suaminya.

moslem • a daughter • a sister • a wife • a moms • a friend • jalan-jalan enthusiasm • emak-emak beud • am blessed

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: