Say NO to Gangguan Jantung & Stroke!

Assalamualaikum…

mom2momtalk

Hai..hai.. saya mau sharing mengenai kesehatan yaa.. Hasil dari ikutan #PhilipsMom2MomTalk yang diselenggarakan philips indonesia di Hotel Meritus, Surabaya, Sabtu 24 Mei 2014 lalu.

Berguna banget info ini, ngeri-ngeri sedap gitu. Ngerinya karena tema yang diangkat adalah Gangguan Jantung dan Stroke Mengintai Keluarga Anda. Talkshow yang mengupas tuntas masalah kolesterol dan hipertensi, penyebab gangguan pembuluh darah yang berbahaya bagi kesehatan keluarga. Ngeri kan? Nah, sedapnya, karena kita jadi lebih tahu, sehingga bisa lebih aware, gimana caranya mengantisipasi, supaya terhindar dari penyakit itu. Apalagi, narasumbernya oke punya. Ada Ketua Persatuan Ahli Gizi Jatim, Andriyanto, Amd.Gz, SH, M.Kes dan dr. Agus Subagyo, SpJp, ahli penyakit jantung RSU dr. Soetomo Surabaya.

Tahukah temans, kalo cardiovascular disease (CVD) merupakan penyebab kematian nomor satu bagi perempuan di dunia, mengalahkan kanker, TB dan malaria? Sebagian besar kematian itu disebabkan oleh penyakit jantung dan stroke. Dan 80% stroke disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah, sisanya karena pecahnya pembuluh darah.

Hal itu menyebabkan darah tidak tersalurkan dengan baik ke otot-otot jantung. Akibatnya, jantung akan lemah dan tidak dapat menyuplai darah ke seluruh bagian tubuh. Akibatnya, bisa ditebak, orang tersebut akan meninggal.

Tapi, itu semua bisa dicegah dan diketahui tanda-tanda awalnya. Kalo seseorang merasakan tanda-tanda serangan jantung seperti mudah lelah, sesak nafas & rasa sakit di dada, segera minum ASPIRIN. Fungsinya sebagai anti agregasi trombosit.

image

Trus, gimana dong, kalau misalnya tiba-tiba terkena serangan stroke? act FAST! (face, arms, speech, time). Makin cepat ke RS kemungkinan sembuh makin besar.

image

Karena itu, dr. Agus menekankan kepada kita, agar selalu menjaga pembuluh darah agar jangan sampai sakit. Caranya? Stop merokok, diet sehat dan olah raga yang cukup. Itu seperti tips saya kan yes? 😆 Olah raganya, seminggu 3-5 kali, sekali olah raga 30-60 menit.

image

Ada beberapa faktor risiko penyebab penyakit jantung koroner. Seperti faktor usia, jenis kelamin, dan riwayat keluarga. Itu faktor yang tidak bisa diubah. Selain itu, ada beberapa faktor yang bisa diubah, seperti tingginya kolesterol, perokok dan tekanan darah tinggi. Ketiganya, diduga ikut menyumbang kematian akibat CVD. Dan tentu saja, itu tidak boleh diremehkan! Karena itu, disarankan untuk melakukan medical check up saat berusia 40 tahun bagi laki-laki, dan saat berusia 50 tahun bagi wanita.

20140524_114336_resized

Berbicara tentang kolesterol, ini menjadi momok tersendiri bagi kaum hawa (kaum adam juga deng :D). Karena ini awal penyebab OBESITAS a.k.a penumpukan lemak. elus-elus buntelan lemak di perut :'(

Kata Andriyanto, penyebab obesitas, dewasa ini, karena adanya perubahan perilaku. Biasanya, bangun tidur, ibu-ibu langsung ke dapur dan masak. Nah, sekarang ini, bangun tidur, ngecek hape, trus apdet status. pengakuan ‘dosa’ Hayo…siapa yang begitu juga??? nyari teman :mrgreen:

Ditambah lagi, kalo nonton tivi, berteman dengan cemilan. Itu sangat membantu sekali menyumbang lemak di tubuh kita. Apalagi ngemilnya kacang.. hahaha.. Etapi itu enak bener kan yes, nonton tivi sambil tiduran, sambil ngemil kacang, dan gak kerasa udah abis setoples. Maka, jangan salahkan kalo gendut! :p

Tapi tenang saja, si ahli gizi itu memberikan tips oke buat ibu-ibu yang doyan ngemil macam itu. Untuk mengurangi obesitas, atur pola makan kita. Terutama jangan ngemil malam-malam << INI YANG SANGAT SUSAH SEKALI capslock kepencet

20140524_111519_resized

Atur pola makan dengan 3J: Jumlah, jenis dan jadwal. Jumlah makanan yang masuk harus dikurangi porsinya, jenisnya juga diatur, (macam food combining itu), trus jadwalnya juga diperhatiin. Jangan abis sarapan jam 7 pagi pakai nasi pecel, jam 10 udah makan baso :p. Usahakan mengonsumsi makanan yang rendah kalori, rendah purin, rendah kolesterol dan tinggi serat, serta minum air putih minimal 8 gelas dalam sehari.

Andriyanto, Ketua Persagi Jatim

Andriyanto, Ketua Persagi Jatim

Untuk penderita hipertensi, batasi penggunaan garam, seperti yang saya tulis di diet mayo dan hindari mengonsumsi makanan yang mengandung bahan penyedap. Ditambah lagi, turunkan berat badan, batasi konsumsi alkohol, rokok dan cafein, cukup protein dan lemak.

Ini yang ngeri-ngeri sedap, anak kecil yang dibiarkan obesitas, pada umur 40 tahun, bakal mengidap diabetes.

20140524_114004_resized

Apalagi, menurut penelitian terbaru, obesitas pada anak perempuan lebih sulit dikurangi dibandingkan pada anak laki-laki. Jadi, ibu-ibu yang punya anak gendut, usahakan untuk dikecilin berat badannya ya.. Lucu sih, kalo anak kecil endut gitu, tapi kan kasihan juga kalo sampai gedenya terkena obesitas, dan ujung-ujungnya kena serangan jantung, trus stroke, trus… tuuuuuut keyboard rusak

unduhan (1)

Oiya, jenis obesiats ada dua, menurut distribusi lemak pada tubuh, yaitu jenis apel dan jenis pear. Jenis apel, yaitu tipe penimbunan lemak di atas pinggang dan di bawah pinggang seperti di dada, lengan, leher, pundak, perut, pantat, pinggul dan paha. Obesitas jenis apel ini sangat berbahaya karena menyebabkan penyakit degeneratif yang memiliki hubungan dengan metabolisme lemak dan gula, seperti penyakit jantung koroner, diabetes, kanker payudara, pendarahan pada otak, stroke dan tekanan darah tinggi. Tapi, untuk menurunkan berat badan penderita obesitas ini sangat mudah, melalui olah raga dan pengaturan pola makan.

Sementara jenis pear yaitu penimbunan lemak di di bawah pinggang, seperti di daerah perut, pantat, pinggul dan paha. Obesitas jenis pear biasanya disebabkan karena lemak tak jenuh. Paling banyak karena konsumsi gorengan. Obesitas tipe pear tidak menyebabkan penyakit degeneratif, hanya saja, untuk menurunkan berat badan sangat sulit dan membutuhkan perjuangan lebih keras curcol.

KEB Surabaya on cation - ki-ka: mba nurul, niar, eyke, mba yuni, mba sri

KEB Surabaya on cation (baca: kebanyakan gaya!, red) :-p
ki-ka: mba nurul, niar, eyke, mba yuni, mba sri

Oiya, setelah talk show, philips juga bagi-bagi hadiah buat yang datang. Dan tentu saja, emak-emak blogger yang jadi pemborongnya. Dari 5 orang yang datang, 4 di antaranya dapat hadiah, termasuk saya. Ini berkat jari-jemari kita yang lincah mengetik setiap yang diomongin narasumber dan diposting ke twitter.

Seneng banget ikutan acara ini, selain tambah ilmu dan pengetahuan juga tambah teman, bonusnya dapat hadiah. Apalagi waktu MCnya nanya dari KEB mana, dan kami berempat (waktu itu mba nurul belum datang) angkat tangan dan teriak, trus mba-mba MCnya bilang, “Katanya emak-emak blogger, tapi kok masih kaya anak kuliahan,” rasanya itu “nyes” banget! hahaha…Jadinya tersapu-sapu malu.

Yasudahlah, segitu aja, mudah-mudahan kita lebih aware ya.. sebagai ibu, pasti ingin yang terbaik buat keluarganya, terutama anak. Mari lindungi keluarga kita. Say NO to gangguan jantung dan stroke! Semoga berguna.. and keep healthy!

Categories: Event, Health and Beauty

No comments

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: