Soal ‘Tanda Seru’

Pernah dapat pesan atau sekadar komen di socmed yang bikin ati tiba2 panas dan esmosi? Saya pernah, baru aja. Oleh seorang teman baik.

Sebenarnya soal sepele. Sekadar berbalas pesan. Tapi karena di akhir kalimat disertai tanda seru (!), yang jumlahnya empat pula, jadinya saya kesal, kecewa dan tersinggung.

Tahu sendiri kan, dalam Bahasa Indonesia, tanda seru itu menegaskan sebuah ajakan, menyuruh, memaksa, mengancam atau bahkan tanda seru sering ditambahkan dalam percakapan ketika sedang marah atau berteriak.

Akibatnya, saya jadi agak gimanaa gitu waktu abis bacanya. Ya mungkin teman saya itu gak ada maksud sama sekali (atau gak ngerti arti dan penggunaan tanda baca), tapi buat saya itu berdampak banget. Kan mensyennya ditujukan ke saya. Jadi kesannya, saya dimarahi atau diteriakin gitu. Jadinya kan bete, kesel, kecewa dan tersinggung. That’s why I gave u that smile emot. Supaya kamu ngerti. Tapi ternyata kamu gak ngerasa. Just like usual 🙂

#DearYou, akhirnya apa yang coba saya jaga baik2 selama ini, rusak dalam hitungan detik. And everything getting worst.. Thank you so much ..

Categories: ..and the blabla..

No comments

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: