Blog Competition

Srikandi Blogger 2013: Ketika Emak Menginspirasi

Menulis bukanlah hal baru bagi saya. Sejak duduk di bangku SMA, saya merasa menemukan passion saya di dunia tulis-menulis. Hanya saja, dulu, internet belum sebooming sekarang. Jadi, nulisnya di buku diary. Macam-macam yang saya tulis. Persisi seperti isi dalam blog ini. Mulai curhat gak jelas, puisi, sampai cerpen. Entahlah, mungkin oleh Allah, saya memang ditakdirkan untuk terus menulis, apapun itu. Lulus SMA, waktu itu saya mendaftar kuliah di jurusan desain produk. Setelah menjalani masa perkuliahan sekira satu tahun, tiba-tiba seorang teman SMA meminta saya menemaninya daftar kuliah di STIKOSA-AWS (Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi- Almamater Wartawan Surabaya). Dulunya, kampus ini namanya AWS aja, seiring berjalannya waktu berubahan nama menjadi STIKOSA-AWS. Di sinilah, cikal bakal wartawan hebat bermula.

Saya pun tertarik untuk daftar di sana. Iseng, pikir saya. Allah memang Maha Berkehendak. Lha kok saya yang serius kuliah, sementara teman saya tadi, mutung (berhenti di tengah jalan). Alhamdulillah, saya dinyatakan lulus di kampus otodidak itu sektar 3,5 tahun. Dari sana, saya lalu melamar kerja di media massa dan diterima. Dari sinilah, kecintaan saya terhadap dunia tulis-menulis mendapat angin segar. Itu berarti, tulisan saya akan dibaca banyak orang dan akan dijadikan bahan tambahan informasi buat mereka. Setidaknya, 24 jam sehari, tujuh hari dalam seminggu tanpa libur, hampir seluruh waktu saya dihabiskan di depan komputer.

Tapi kehidupan itu harus saya ubah. Ketika di tahun 2009 saya dikaruniai seorang malaikat kecil yang sangat menggemaskan. Saya memilih untuk resign dan mulai mengabdikan diri di kampus teknik negeri di kota saya. Tidak menjadi reporter (lagi), bukan berarti menyurutkan niat saya untuk menulis. Saya masih melakukannya. Pilihan saya jatuh pada blog. Waktu itu, blogspot menjadi rumah pertama saya. Tapi karena isinya sangat tidak sehat, saya non aktifkan. Kemudian, saya membuat akun di kaskus, wordpress dan tumblr. Sampai saat ini, hanya wordpress dan tumblr yang masih aktif saya isi.

Entahlah, rasanya ada yang kurang kalau sehari saya nggak menulis. Kalau abah saya sering berpesan kepada saya agar selalu mengaji setiap hari, meski satu ayat. Kalau saya punya moto sendiri. “Menulislah, walau satu kalimat.” Jadilah saya menulis di blog ini. Meski isinya gak jelas, tapi setidaknya saya punya tempat untuk terus dan terus menulis. Karena, menulis membuat saya lega 😀

Srikandi Blogger 2013: Inspiring Women

Awal-awal ngeblog dulu, saya tidak pernah mengikuti komunitas-komunitas blogger apapun. Saya suka blog walking, tapi jarang meninggalkan komentar di blog tersebut. Akhir-akhir ini, saya bari sadar, pentingnya tergabung dalam komunitas blogger dan mempunya teman dari dunia ini. Mulailah saya mem-follow blog teman-teman lainnya. Dan ternyata memang menyenangkan. Sampai kemudian, ketika saya mencari sesuatu lewat mbah gugel, saya menemukan komunitas emak-emak blogger. Gak perlu nunggu lama, saya carilah grup FB dan twitternya. Setelah saya bergabung, saya senang luar biasa. Ternyata di sana banyak banget emak-emak yang sangat-sangat melek teknologi dan internet. Jadi jangan dibayangin kumpulan emak blogger itu ibu-ibu yang doyan ngegosip melalui jejaring sosial. Enggak banget! Di KEB, saya bertemu dengan emak-emak hebat. Bukan hanya di rumah tangga, tapi juga di luar sana. Ilmu-ilmu yang mereka punya juga sangat oke. Segala macam profesi bisa ditemukan di komunitas ini.

Ketika saya berkunjung ke blog-blog para emak ini, tidak sedikit ilmu yang saya dapat. Bahkan saya bisa mencuri banyak ilmu dari blog-blog mereka. Dapat ilmu gratis, siapa sih yang gak mau. Saya tak akan menyia-siakan kesempatan ini. Apalagi, banyak dari blog mereka yang berisi tentang ilmu-ilmu parenting, resep masakan dan lainnya.

Lalu tibalah KEB memasuki usia pertamanya pada 18 Januari 2013 lalu. Untuk memperingati hari jadinya, pendiri KEB dan para makminnya menggelar ajang Srikandi Blogger 2013. Ajang yang bisa diikuti oleh semua member KEB dengan syarat harus mengirimkan artikel yang kemudian dipilih oleh para juri. Setelah melalui beberapa tahap penjurian, akhirnya dipilih 10 finalis Srikandi Blogger 2013. Bak penghargaan bergengi sekelas Piala Oscar, Penganugerahan Srikandi Blogger 2013 digelar secara besar-besaran di Gedung F, Kemdiknas, Jl. Sudirman Jakarta, pada 28 April lalu. Menyesal saya gak ikut hadir dalam acara tersebut. Itu karena tanggal 12-14 April sebelumnya, saya sudah berada di Jakarta. Masa’ iya saya harus ke Jakarta lagi ninggalin anak dan suami saya :(. Tapi itu tidak mengurangi antusiasme saya. Saya masih bisa pantengin acara itu melalui laporan langsung twiiter KEB.

Monolog oleh Mak Wylvera
Monolog oleh Mak Wylvera

Berdasaarkan pantauan saya di twitter, fb dan situs KEB, saya bisa bilang Penganugerahan Srikandi Blogger 2013 ini luar biasa meriah. Ada monolog oleh mak Wylvera tentang kisah mak irma senja, fashion show oleh para emaks dan lainnya. Setelah acara-acara pembuka beres, tibalah saat yang ditunggu-tunggu, yaitu pengumuman pemenang Srikandi Blogger 2013. Dan pemenangnya adalaah… drum roll Mak Alaika Abdul yang ditetapkan menjadi Acer Srikandi Blogger 2013. Pekerja sosial asal Aceh ini memang benar-benar top. Gak salah jadi juara. Kiprahnya di dunia sosial tidak perlu diragukan lagi, pasca Aceh terkena tsunami. Apalagi, dia sudah menerbitkan sebuah buku. Saya benar-beanr iri. Tapi paling tidak, ini membuat saya bersemangat untuk menerbitkan buku saya bersama teman-teman yang sudah ‘setengah matang’.

Srikandi Blogger 2013
Srikandi Blogger 2013

Selain itu, juga diberikan penghargaan kepada mak Myra Anastasia sebagai Srikandi Persahabatan. Mak Myra Anastasia juga gak kalah keren. Ketika mengintip blognya, saya kagum. Isinya tentang perilaku sehari-hari anaknya, sekaligus solusi-solusinya bila anak begini-begitu. Saya bisa banyak mendapat ilmu parenting dari sana.

Untuk kategori Srikandi Favorit dimenangkan oleh Mak Anazkia.  Saya saluuuuut pake banget sama mak ini. Seorang TKW di Malaysia yang masih sempat berbagi ilmu di blog. Niat mulianya mencerdaskan anak-anak bangsa diwujudkannya dengan bergabung dan menjadi koordinator Blogger Hibah Sejuta Buku.

Kalau mak Haya Aliya Zaki ini, saya setuju banget dinobatkan sebagai sebagai Blogger Inspiratif. Selain dosek aktif di UI, mak ini juga seorang penulis dan editor lepas. Yang paling saya acungi jempol ada Bunda Yati Rachmat yang mendapatkan penghargaan Lifetime Achievement. Bunda Yati ini, blogger tertua di KEB. Tapi semangatnya itu sangat luar biasa.

Pemenang Srikandi Blogger berhak membawa pulang netbook Acer. Sementara semua finalis Srikandi Blogger 2013 berhak mendapat hadiah tv samsung 21 inchi dan paket Rinso dan paket make up dari Wardah. Tuh kaaan.. bikin ngiler. Enak banget, setahun gak perlu belanja rinso dan wardah..hehehe.. Ternyata, hadiah gak hanya diberikan kepada pemenang. Tamu undangan juga bertabur hadiah. Ada  TV Samsung, paket dari Wardah, Kulkas, Blender Electrolux, dan buanyak voucher.

Tuh kaaan.. ngiler liat hadiah-hadiahnya… hahaha.. Semangat..semangat Eda.. masih ada taun depan untuk merebut mahkota Srikandi Blogger..

Selamat kepada semua pemenang.. kalian semua benar-benar menginspirasi saya … peluk satu-satu

ps. foto2 saya culik dari situs KEB

moslem • a daughter • a sister • a wife • a moms • a friend • jalan-jalan enthusiasm • emak-emak beud • am blessed

0 Comments

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: