• Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Aku Mengenangmu Seperti…

    Aku mengenangmu seperti hujan pagi tadi Dingin, menyejukkan… Aku mengenangmu seperti mentari pagi hangat, menentramkan… Aku mengenangmu seperti senja di ujung hari indah, menenangkan… Aku mengenangmu seperti malam hari sunyi, menyenangkan… Ah..tidak akan pernah selesai untuk mengenangmu karena memang kamu pantas untuk diingat di sudut ini meski kadang kamu sangat menyebalkan tapi tetap saja mengasyikkan Seperti itulah.. aku mengenangmu.. kamu… Ps. Dear nuke..Today, I missed you. I missed the way we used to talk and how you could make my laugh, to tell you a secret, Even if you’re there and I’m here. I hope all is amazing with you. I send you my best thoughts and a giant hug.  Eda

  • Love of My Life

    Dear My Beloved One, Happy Wedd Anniversary…

    Dear suamiku tercinta… Yaaaaiiyy!!! Sudah tujuh tahun kita menikah sayang. Perjalanan yang panjang bukan? Kalau diitung-itung dengan masa kita pacaran, kira-kira sudah 13 tahun yah, kita barengan. Alhamdulillah.. Bisa bareng-bareng sama ayah terus, itu sudah suatu kebahagiaan yang tak ternilai. Pokoknya, hidup bunda jadi luaaaaaaar..biasa. Luv u ayah :* Sudah berapa banyak sayang, cobaan yang kita lalui bersama? Tak terhitung jumlahnya kan? seperti bintang di langit, atau segenggam pasir. Tapi bersyukur, kita bisa melewatinya. Seperti janji kita dulu, sayang. Susah senang kita lalui bersama. Kebahagiaan yang kita dapat, juga tak kalah banyak kan ay? bersyukur sayang, kita masih selalu dalam lindungannya. Bunda juga bersyukur, karena ayah masih menepati perjanjian pra…

  • Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Dan Semua pun Pergi, Ayah…

    Ayah, aku ingin bertanya padamu Tentang masa remajamu dulu Apakah kau pernah merasakan hal yang sama denganku? Ayah, kurasakan semua hal mulai berlalu meninggalkanku Masa-masa dulu yang begitu menentramkan Ramai dan menyenangkan Kini berganti kesunyian yang mencekam Dulu, banyak temanku yang rela berkorban Satu hati, bersama melalui pergantian hari Kini sepi, teman sehati rasanya sudah tak ada lagi Kalaupun ada sudah tak sama lagi Mereka telah berubah, hidup dengan pilihannya masing-masing Menapaki jalan hidupnya masing-masing Kini aku merasa berjalan sendirian Ayah, apakah kedewasaan memang hal yang harus dilewati sendirian? Bertarung sendirian melawan batin dan pikiran tentang eksistensi keberadaan? Ayah, masa-masa dulu terasa sangat indah Tak banyak yang aku pikirkan Selain…