• Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Rahasia Cermin

    Malam semakin memeluk erat. Kabut bertambah pekat. Tangis perempuan itu kian menyayat. Perih, membuat tenggorokan serasa tercekat. Kulihat dia terus menerus mematut diri di depan cermin. Sambil sesekali menyeka air matanya. Setiap malam hanya itu yang dilakukannya.┬áSesekali dia berbicara pada cermin. Berbagi rahasia, mungkin. Suaranya tak jelas. Hanya lengkingan yang menyayat hati yang terdengar sangat keras.┬áLamat-lamat, suaranya mulai terdengar. Ada cerita pilu di sana. “Dia.. orang yang paling jahat yang pernah aku kenal.” Terlihat ada murka di wajah perempuan itu. Tapi tetap tak dapat menutupi kesedihan di wajahnya. Di mata sayunya. Senyum yang setiap hari menghias wajahnya, juga tak bisa menyembunyikan kepiluan di hatinya. “Apa yang akan kau lakukan jika…