• Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Rasa Kopi Tak Pernah Berubah..

    rasa kopi tak pernah berubah pahit di lidah, sedikit manis, sedikit kecut di dinding-dinding mulut, hanya itu-itu saja, apa pun jenisnya, arabika atau robusta, tapi tetap saja kita berkata ada yang berbeda, pekatnya, tajamnya, campurannya, adukannya, hingga efeknya pada mata dan kepala, bagaimana pun, rasa kopi tak pernah berubah, hanya kita yang tiba-tiba merasa sudah begitu lama, sudah begitu menua *credit to mas aziz manna..terima kasih buat filosofinya 😉