• Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Jodoh

    Dari bangku taman ini, kupandangi punggungnya menjauh, pergi. Semoga saja, kepergiannya membawa serta luka di hati. Enam tahun bukanlah waktu sebentar buat kami menjalani perkawinan. Pun bukan waktu yang lama untuk kami saling mengenal. Atau mungkin jodoh kami hanya sekian? Rey. Lelaki yang selama ini kusebut suami. Kini telah pergi. Membawa berjuta harapan di hati. Sebenarnya nyaris tidak ada masalah dalam pernikahan kami. Kami cukup bahagia. Perubahan Rey terlihat setahun lalu. Saat dia pulang bertugas dari Korea. Dia mulai sering bertanya padaku kapan aku bisa memberinya keturunan. Tapi, hei, bukankah itu sudah dia ketahui sejak awal kami menikah? Aku mandul! Kenapa mesti dia tagih? Akh… Suasana perkawinan kami kian memanas,…

  • ..and the blabla..

    Dalam Suatu Pernikahan…

    Cinta tidak abadi. Cinta kasih tanpa syarat dari orang-orang di sekitar kita itu perlu dirawat, agar selalu subur.. – Alissa Wahid Dalam suatu pernikahan, terutama setelah terjalin sekian tahun lamanya, apakah rasa cinta masih harus diutamakan? Saya rasa tidak. Cinta memang perlu, tapi saya rasa, komitmen dan tanggung jawab lah yang utama. Saya menulis ini, karena sedih baca tulisan di komunitas emak blogger mengenai cinta dan perceraian. Miris.. Buat saya, yang sudah menikah selama tujuh tahun (alhamdulillah), cinta bukan segalanya. Etapiii… bukan berarti saya tidak cinta lagi atau kadar cinta saya ke suami berkurang lho ya. Lebih dari itu, pernikahan yang sudah berjalan cukup lama, tidak melulu cinta yang menguatkan. Ada…