• Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Selamat Tinggal Jenuh..

      Selamat tinggal jenuh.. Untuk sementara waktu, Pliiisss.. Masuklah kotak dulu Biarlah aku menikmati hidupku Di sini di villa alamMu Kurasakan kedamaian merasuk kalbu Selamat tinggal jenuh.. Walau sementara waktu.. selamat berlibuuuur.. *salto* puisi ini pernah saya posting di sini

  • Rak Buku - Film - Lagu,  Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Yang Terlupakan

    rasa sesal di dasar hati diam tak mau pergi haruskah aku lari dari kenyataan ini pernah kumencoba tuk sembunyi namun senyummu tetap mengikuti Kenangan itu masih tersimpan rapi Semuanya masih tertata di hati Ingin aku melupakan sekuat tenaga Tetap, aku tak bisa Terlalu banyak kenangan indah Bahkan setiap detil kejadiannya Aku ingat di luar kepala Semua tentang kita Tapi semuanya seakan hilang tak berbekas, bagimu.. Sementara aku, terus memeliharanya Memupuknya hingga tumbuh subur Karena aku percaya, suatu saat kau akan memerlukannya Lalu kita akan tertawa bersama

  • Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Semua Ada Masanya

    Semua ada masanya.. ketika aku begitu dekat.. Dan kau nampak begitu jauh. Semua ada masanya.. Ketika kita berjumpa.. Kemudian berpisah.. Semua ada masanya.. Ketika aku sangat mengingatmu.. Dan kau mulai melupakanku Semua ada masanya.. Kemudian aku sadar, tiada lagi satu masa, di mana kau begitu dekat dan aku nampak begitu jauh..

  • Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Barangkali Rindu…

    barangkali rindu.. ketika tiba-tiba kuingat dirimu barangkali rindu.. ketika menyebut namamu, berdesir hatiku barangkali rindu.. ketika tiba-tiba air mata ini mengalir sendu barangkali rindu.. tak ada lagi alasan dariku ini memang perkara rindu.. apalagi jika rindu ini berhenti di kamu…

  • Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Suara

    Tiba-tiba telingaku berdengung Sakit sekali Terasa sangat pekak Tak bisa mendengarkan apa-apa Tunggu dulu Sayup-sayup Kudengar suara memanggil Kamukah? Terdengar lagi Yah..suara itu Seperti suaramu Semakin jelas.. Semakin nyaring Semakin lantang Ah.. ternyata suara hatiku sendiri Yang lama tak pernah kudengarkan Terpinggirkan Mungkin ini saatnya dia membalas dendam