• ..and the blabla..

    Women’s Talk

    Assalamualaikum… Disclaimer: jangan protes foto saya yang macam orang ngeden yaa.. Muntah saja, diperbolehkan! ūüėÜ Women’s Talk. Cewek-cewek kalo ngumpul pastikan ya, ngobrolnya ngalor ngidul, ngetan ngulon. ¬†Apalagi embak-embak macam saya, yang cerewetnya minta ampyun. Topiknya dari yang gak penting sampe yang gak penting banget.¬†Jadi, apa sih yang kalian bicarakan, kalo ketemu teman-teman cewek? Apa dong?

  • Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Takut Kehilangan

    Takut kehilangan? Entahlah.. rasanya sudah sangat lama pertanyaan itu kupendam dalam-dalam. Kalaupun kalimat itu harus dipertanyakan sekarang, apa yang harus kuucapkan? Toh kita tak lagi bergandengan tangan. Tak lagi seperti yang dulu, kita janjikan.. Janji? Apa kita -aku dan kamu- dulu pernah berjanji untuk berteman sampai mati? Rasanya tidak. Tapi dalam persahabatan, ada semacam aturan tak tertulis mengenai itu. Akan bersama selamanya.. no matter what.. Damn! I missed that moment, so much! Masa-masa dimana kita tertawa bersama. Bukan menertawakan kekonyolan kita, tapi kekonyolan orang lain. Masa-masa dimana kita saling bercerita apa saja, tanpa menutupi apapun. Masa-masa dimana kita saling ejek, nyinyir satu sama lain sampai akhirnya kita saling diam untuk…

  • Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Kicauan Kacau

    Bercerita tentang rasa yang membuatku gila. Tentang hati yang sepertinya beranjak mati. Tentang raga yang semakin lemah. Semuanya melebur menjadi satu. Rasanya seperti diiris sembilu. Perih ini tak jua luruh. Suara hati kian mengadu.¬†Gaduh. Berteriak lantang. Seakan menantang. Ingin keluar. Mendung juga enggan beranjak dari atas kepala. Menggelayut manja, tak terkira. Entahlah.. sepertinya semua bersepakat untuk memusuhiku. Termasuk kamu. Teman baikku. Sahabatku… Kalau saja, lidah ini tak kelu. Pasti sudah kutumpahkan semua kekesalan dan amarahku padamu. Tapi nyatanya tak bisa. Kau selalu membuatku terpaku. Sayang, kau menyakitiku teramat dalam. Ini sudah kesekian kalinya terjadi. Tapi tetap saja aku selalu berbaik hati. Aku terlalu menyayangimu. Menyayangi persahabatan kita. Yang sudah bertahun-tahun…

  • Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Persahabatan Lawan Jenis?

    IMHO, persahabatan lain jenis itu jika dianalogikan spt ini: Seberapa harga sebuah pelukan tanpa sebuah ikatan? Seharga ciuman tanpa perasaan, mungkin.. Sesimple itu..silahkan diartikan sendiri.. Buat saya, sahabat adalah tempat di mana saya bisa nangis sesenggukan, tanpa malu, kemudian tertawa terbahak-bahak bersama. Sahabat adalah ketika dia tahu kebodohan dan ketololan bahkan kebusukan kita, tapi dia tetap berjalan di samping kita.¬†A true friend is who knows all about us, n still loves us.. Mungkin, saya termasuk salah seorang yang lebih suka dan nyaman bersahabat dengan lelaki, dibanding dengan kaum saya sendiri. Kenapa?¬†Coz there is no drama.¬†Saya tak perlu memasang topeng di depan mereka. Satu lagi, kaum lelaki itu tak pernah ember!…

  • Blog Competition,  Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Hujan Itu Kamu!

    Rindu telah terobati. Ada bau yang dicari. Wangi! Sejak kecil, saya suka sekali sama hujan. Hujan selalu membuat perasaanku nyaman. Mungkin karena hawa sejuk dan dingin yang ditebarkan. Mungkin juga karena aroma tanah basah yang ditinggalkan. Wangi dan seksi. Buat saya, hujan itu, menyenangkan dan menenangkan. Dulu waktu masih kecil, saya suka banget main hujan-hujanan di depan rumah. Sampai kemudian ibu melarang saya, karena saya jatuh sakit akibat sering hujan-hujanan. Sejak saat itu, saya cuma bisa melihat hujan dari dalam rumah melalui jendela. Hujan Selalu menuntun kita pada kenangan Ngomong-ngomong soal hujan, saya selalu ingat pada seorang teman baik. Dia seperti hujan, selalu bisa membuat saya merasa nyaman dan tenang.…