• Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Utang (Pelukan)

    “Hai.. Apa kabar? Lagi apa?” “Lagi menunggu seorang teman yang tak tau kemana arahnya.” “Teman baik pasti. Niat banget sampai nunggu gini,” “Bisa dibilang begitu. Setidaknya untukku,” “Sudah janjian?,” “……” “Kok diem?” “Dia sangat baik, teramat sangat baik. Habis kata untuk menjelaskannya,” “Sampai segitunya. Apa yang bisa aku bantu?,” “Tidak ada,” “Baiklah, aku pergi dulu,” “Hei..tolong sampaikan padanya. Dia masih berutang padaku. Untuk menenangkan gundahku,” “Utang apa?” “Sebuah pelukan…” “Maafkan aku” Hening. Hanya mata yang saling beradu pandang..

  • Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Surat untuk Sahabat..

    Hi there..hows life? teman, semalem aku mimpi kamu. datang ke kota ini, lalu bertemu. anehnya, berikutnya kamu malah jalan sama orang lain yang entah siapa. gak jelas parasnya. padahal kamu yang minta aku menjemputmu di bandara. yang aku tahu, tiba-tiba kamu sangat dingin padaku..menjauh tanpa sebab.. semoga saja, hanya sebuah mimpi tanpa arti. semoga kamu baik-baik saja di sana.. Firasat itu menggambarkan rindu & pertanda buruk. ps. sebetulnya pengen cerita langsung, tapi aku takut kecewa dg tanggapanmu..

  • Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    I Miss U, My Dear Friend ..

    I miss u, my dear friend.. Its been such a long time we didn’t talk anymore I miss u, my dear friend.. Darimu, aku belajar menjadi sahabat yang baik I miss u, my dear friend.. Denganmu, aku bisa menjadi aku yang tergalak, terapuh, terkuat, tercengeng, terburuk, terbaik.. dan kamu selalu bisa menerima. I miss u, my dear friend.. Some good things never last I miss u, my dear friend.. I do miss u..