• Rumah Fiksi, Prosa dan Puisi

    Siapa Menyakiti Siapa?

    Kadang dalam hidup, menjadi egois itu perlu. Bukan karena kita tak peduli pada orang lain. Justru sebaliknya, kita teramat sangat peduli pada orang lain itu. Dengan begitu orang lain itu akan belajar dengan kemandiriannya. Mungkin aku perlu menjadi batu. Tiada goyah, tiada lemah. Tapi konstan, dan itu cukup membosankan. Mungkin sekarang, seperti itu adanya. Hanya diam tanpa bisa melawan. I fall too hard, crash too hard, forgive too easy and care too much. Its my fault. Tapi semua itu tak semudah yang aku tulis. Menyakitkan hingga ke sumsum tulang belakang yang paling nyeri. Ketika rasa akan sesak itu hilang, yang tersisa hanya kehampaan. Sakit yang sama hanya dalam bentuk yang berbeda.…