Jalan2-makan2

Welcome to Lombok (7): Butiran Merica di Kuta

Day 3, 19 Mei 2013

Inilah tujuan akhir saya di Lombok, Pantai Kuta. Seharusnya sih, waktu itu saya mau main air di Tanjung Aan. Tapi karena waktunya mepet dengan jadwal pesawat, akhirnya kami putuskan ke Pantai Kuta saja, yang lokasinya dekat dengan Bandara Internasional Lombok.

Pantai kuta Lombok
doc. goindonesia.com

Ngomong-ngomong soal Kuta, biasanya ingatan kita tertuju ke Pulau Dewata Bali. Tapi yang ini, Pantai Kuta yang ada di Lombok. Pantai berpasir putih ini terletak di Desa Kuta. Yang menarik dari pantai ini, butiran pasirnya yang segede merica. Pemandagannya sangat bagus. Dikelilingi oleh perbukitan. Kalau mau main air sampai ke tengah, pemandangan bawah lautnya juga terlihat sangat indah. Ombaknya juga tenang.

butiran pasir merica
butiran pasir merica

Sayangnya, saat ke sana, suasananya sangat ramai.. Mungkin karena hari Minggu, jadi banyak yang berlibur ke sana. Juga banyak pedagang yang menjajakan dagangannya. Tentu saja yang dijual itu sebangsa kain tenun dan songket dalam berbagai produk. Rata-rata yang berjualan anak-anak kecil seusia sekolah. Beberapa kali saya ditawari oleh mereka, tapi karena saya sudah memborong oleh-oleh cukup banyak, jadi saya mengindahkannya 😀

51

Jalan-jalan ke pantai ini beneran cuma bentar. Sekira 30 menit aja. Tapi gapapa lah, daripada gak sama sekali. Setelah jam 3 sore, saya buru-buru ke bandara karena pesawat saya terbang jam 4 sore..

tradisi bau nyale
tradisi bau nyale

Oiya, di Pantai Kuta ini juga ada mitosnya. Setahun sekali, masyarakat lombok akan melakukan upacara Sasak yang dinamakan Bau Nyale. Apa itu Bau Nyale? jadi, saat upacara berlangsung, para nelayan akan melaut untuk mencari cacing Nyale. Itu berkaitan dengan legenda Putri Mandalika. Konon, putri ini sangat cantik dan berambut sangat panjang. Sehingga banyak pangeran yang ingin menikahinya. Karena dia tidak juga bisa mengambil keputusan, akhirnya putri itu nekat bunuh diri dengan terjun ke laut. Rambutnya yang panjang itulah yang katanya berubah jadi cacing Nyale. Itu sesuai dengan wasiatnya sebelum bunuh diri, bahwa dia akan datang ke pantai setahun sekali. jadilah, setiap tahun para nelayan mencari cacing nyale di pantai itu 😀 (bersambung)

moslem • a daughter • a sister • a wife • a moms • a friend • jalan-jalan enthusiasm • emak-emak beud • am blessed

Yakin Gak Mau Komen? :D

%d bloggers like this: